Description
Aan Almaidah A
STAKATO berangkat dari satu tamsil nada-nada musik yang dimainkan pendek, terputus-putus, dan tajam, dengan jeda kecil di antara not-notnya. Ia ditandai titik kecil, seolah berkata, “berhenti sebentar,” lalu lanjut lagi. Kadang terdengar riang dan energik, kadang justru tegang—namun selalu jujur.
Di lembarannya, kita akan menemukan fragmen-fragmen rasa yang tidak dipaksakan untuk rapi. Ada kalimat yang datang sebagai hentakan, ada yang hadir sebagai jeda. Tiap potongnya mungkin pendek—namun justru karena itu ia terasa: menepuk pelan, mengingatkan, kadang menyentil, lalu menenangkan.
Kita akan berjalan dari satu fragmen ke fragmen lain, seperti menyeberangi jeda. Kadang kita tersenyum tipis karena merasa “ini gue banget”, kadang kita terdiam karena ada kalimat yang menampar halus.
Buku ini mengajak kita mendengar bunyi-bunyi kecil dalam diri: yang sering kita tutupi dengan kesibukan, yang sering kita lewatkan karena terlalu cepat. Dan pelan-pelan, kita akan menemukan sesuatu yang hangat: keberanian untuk tetap hidup, tetap mencinta, tetap pulang—meski langkahmu tidak selalu mulus.
Kalau kamu sedang lelah, sedang mencari arah, atau sekadar ingin ditemani kata-kata yang mengerti tanpa menghakimi, buku ini menunggumu.






Reviews
There are no reviews yet.