Description
Maria Helena Elisabet Roeroe
Sastra bukan sekadar keindahan kata, melainkan juga cerminan peradaban dan refleksi atas kehidupan. Dalam buku ini, Maria Helena Elisabet Roeroe menelusuri bagaimana karya sastra dapat menjadi instrumen untuk memahami, bahkan mengatasi, persoalan sosial yang kompleks—terutama dalam konteks kemiskinan, budaya, dan teologi.
Seri kedua dari Pemaknaan Sastra Mengentaskan Kemiskinan ini berfokus pada transformasi budaya dan pemaknaan teologis atas teks sastra. Dengan kajian mendalam terhadap berbagai karya, termasuk The Grapes of Wrath, serta tinjauan terhadap naskah-naskah Perjanjian Lama, buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan hubungan antara sastra, spiritualitas, dan keadilan sosial.
Ditulis dengan pendekatan akademik yang tajam namun tetap menggugah secara emosional, buku ini menjadi bacaan penting bagi pecinta sastra, teolog, dan siapa saja yang ingin memahami bagaimana teks sastra dapat menginspirasi perubahan dan membangun kesadaran sosial yang lebih luas.






Reviews
There are no reviews yet.