Description
Dwi Sudarti
Cinta, Seikhlas Hujan berisi lima belas puisi tentang perjalanan hati yang belajar mencintai dengan tulus. Melalui puisi seperti “Kamu,” “Cinta yang Sesungguhnya,” dan “Melangkah Tanpamu,” pembaca diajak merasakan hangatnya kehadiran seseorang, juga sepi ketika harus melepaskan. Setiap bait menjadi ungkapan rindu, harapan, dan keberanian untuk mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja, seperti hujan yang selalu turun dengan ikhlas.
Dalam puisi-puisi lain seperti “Sepotong Hati Untuk Adikku Sayang,” “Sajak Untukmu, Wahai Lelaki yang Bijaksana,” hingga “Sampai Nanti,” tersimpan cinta yang lebih luas: untuk keluarga, untuk mereka yang bijak, dan untuk doa-doa yang dipanjatkan diam-diam. Buku ini menggambarkan bahwa cinta tidak selalu harus dimiliki untuk tetap tinggal kadang cukup dirasakan, direlakan, dan dikenang, meski hanya “Melekat di Pikiranku.”






Reviews
There are no reviews yet.